<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Keep On Writing ..</title>
	<atom:link href="http://noerazhka.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noerazhka.wordpress.com</link>
	<description>bilik ekspresi saya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Nov 2008 16:12:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='noerazhka.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Keep On Writing ..</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://noerazhka.wordpress.com/osd.xml" title="Keep On Writing .." />
	<atom:link rel='hub' href='http://noerazhka.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lagi-Lagi Skeptis Lagi</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/11/14/lagi-lagi-skeptis-lagi/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/11/14/lagi-lagi-skeptis-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 16:12:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sumpek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu hubungan baik ? Apa pula itu komitmen hubungan bernama persahabatan ? Apa artinya ? Memang apa bedanya sahabat, teman dan kenalan ? Ngga ada. Semuanya sama2 partner saat tertawa2. Sepertinya sekarang apa2 semua lebih sering saya hadapi sendiri, saya jarang curhat2 berat. Kalaupun bersama2 ya cenderung ketika melakukan sesuatu yang hepi2. Kala masa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=41&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entrybody">
<p>Apa itu hubungan baik ?</p>
<p>Apa pula itu komitmen hubungan bernama persahabatan ?</p>
<p>Apa artinya ?</p>
<p>Memang apa bedanya sahabat, teman dan kenalan ? Ngga ada. Semuanya sama2 <em>partner</em> saat tertawa2.</p>
<p>Sepertinya sekarang apa2 semua lebih sering saya hadapi sendiri, saya jarang curhat2 berat. Kalaupun bersama2 ya cenderung ketika melakukan sesuatu yang hepi2. Kala masa suram datang, saya tidak menemukan lagi mereka. Mana orang2 yang sebelumnya selalu berteriak2 sebagai sahabat ?! Tidak ada. Lenyap, ditelan entah apa namanya, tendensi mungkin.</p>
<p>Saya muak, sungguh saya ingin sekali menumpahkan air mata. Bukan karena sedih, tapi lebih karena kecewa. Euforia2 yang dulu bising di telinga saya lenyap. Rasanya waktu2 itu hanya mimpi, tidak benar2 terjadi. Kenapa ? Karena semua dangkal, tidak ada lagi kesan mendalam.</p>
<p>Saya berhak sakit hati kan ?! Jadi kenapa ketika hak yang jarang2 saya gunakan itu kali ini saya gunakan justru lagi2 semua timpaan kesalahan seolah2 <em>ngambruk</em> ke saya juga ??</p>
<p>Hmm, ternyata saya memang hanya boleh selalu terlihat sempurna, tidak boleh sedikitpun dan sebentarpun tampak cacat. Karena ketika bopeng itu terlihat sedikit saja, maka <em>badge</em> bertuliskan “sahabat” akan dicerabut dari leher saya. Kalau begitu, saya memutuskan untuk tidak akan pernah lagi mengharapkan mendapat <em>badge</em> itu. Karena momen pencerabutannya terasa lebih sakit daripada ketika menyadari tidak memiliki <em>badge</em> itu.</p>
<p>Dan, tolong ya dipahami : <strong>Saya hanya manusia biasa, yang tidak selamanya bisa cengengas cengenges, ketawa ketiwi, selalu hepi apalagi senantiasa sempurna</strong>. <strong>Saya kerapkali terpuruk dalam ketidakberdayaan, saya juga bisa sedih bahkan menangis dan tidak mampu menjadi apa yang diharapkan banyak orang</strong>.</p>
<p>Saya lelah, menjadi seseorang yang harus maklum tanpa pernah dimaklumi. Sudah 5 tahun dan kali ini, saya benar2 menyerah …</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=41&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/11/14/lagi-lagi-skeptis-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Keuangan, Kampus Heboh</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/10/30/hari-keuangan-kampus-heboh/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/10/30/hari-keuangan-kampus-heboh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 15:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[instansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[30 Oktober .. Pada hari ini, 62 tahun lalu, negara kita mulai punya mata uang sendiri, saat itu bernama Oeang Repoeblik Indonesia ( ORI ). Jadilah, setiap tahun, tanggal 30 Oktober dijadikan sebagai Hari Keuangan. Trus apa ngaruhnya Hari Keuangan pada diri saya ? Ngga terlalu banyak juga sih. Hihihi .. Tapi paling ngga, karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=36&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>30 Oktober ..</p>
<p>Pada hari ini, 62 tahun lalu, negara kita mulai punya mata uang sendiri, saat itu bernama Oeang Repoeblik Indonesia ( ORI ). Jadilah, setiap tahun, tanggal 30 Oktober dijadikan sebagai Hari Keuangan.</p>
<p>Trus apa ngaruhnya Hari Keuangan pada diri saya ?</p>
<p>Ngga terlalu banyak juga sih. Hihihi .. Tapi paling ngga, karena merasa sebagai bagian dari Departemen Keuangan, saya selalu berusaha mengingatnya, bahwa 30 Oktober adalah Hari Keuangan. Walaupun kenyataannya, tahun ini saya nyaris lupa, mungkin karena lingkungan sekitar biasa2 aja, ngga kaya waktu di kantor dulu, yang selalu heboh ketika akhir Oktober tiba : persiapan Hari Keuangan sekaligus karena target penerimaan belum tercapai. Hahaha ..</p>
<p>Dulu, ketika awal2 menyentuh dunia perkantoran, 2004 : PKL dan 2005 : magang, keduanya di KPPBB Magelang, saya sempat heran dengan tradisi yang ada di instansi tercinta ini. Bagaimana tidak, ketika hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus, tidak ada kewajiban untuk menghadiri upacara, kantor ya libur aja gitu, di rumah, nonton pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh para Paskibra Nasional itu. Sementara ketika Hari Keuangan, 30 Oktober, edaran tentang wajibnya mengikuti upacara di lapangan Balai Diklat Pajak, Magelang mulai disebar sejak beberapa hari sebelumnya. Dengan embel2 sanksi pula, jika sampai absen maka bla bla bla .. Hmm, aneh, kenapa Hari Keuangan lebih heboh dibanding Hari Kemerdekaan ya ?! Ternyata setelah penempatan di Jakarta keadaan sama saja, 17 Agustus kantor adem ayem saja, libur. Sementara 30 Oktober disambut gegap gempita, upacara juga tetap ada meski hanya mengirimkan beberapa duta. Sampai sekarang saya masih belum menemukan jawaban atas preferensi kehebohan di antara 2 momen itu, cuma saya malas saja mencari-cari penjelasan lagi, semalas saya menanyakan, mengapa Dep Keu ngga punya seragam Korpri ? Secara pegawai Dep Keu juga adalah pegawai negeri ..</p>
<p>Tahun ini, 30 Oktober -Hari Keuangan- nyaris terlupakan. Mungkin karena sekarang di kampus kali ya, jadi orang2 pun ngga terlalu ngeh. Namun ada satu hal yang terlihat heboh di kampus Jurangmangu tercinta ini : penataan lingkungan kampus secara besar2an. Kampus benar2 berdandan, mulai dari pemasangan pagar BRC di sekitar Gedung G, penataan taman2 ( rumput jepang, pohon palem, dsb kini menghias dimana2 ), Taman CD yang sekarang ber-air mancur ( saking bagusnya Taman CD sekarang, beberapa teman punya ide untuk foto <span style="font-style:italic;">pre-weeding</span> disini, hemat <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" alt="" /> ) sampai aturan &#8220;Kambing Dilarang Berkeliaran di Lingkungan Kampus&#8221;. Bagi yang sudah lama ngga berkunjung ke almamater di Jurangmangu ini, jangan heran, Njenengan ngga nyasar kok, ini masih kampus STAN, walaupun sekarang terlihat lebih rapi, indah, keren dan bersih. Hehehe ..</p>
<p>Usut punya usut, ternyata pembenahan besar2an ini adalah kebijakan ( atau gebrakan ) yang dilakukan oleh Kepala BPPK yang baru, Bapak I Made Gde Erata. Memang, dalam dengar pendapat dengan mahasiswa beberapa waktu lalu, Beliau berjanji akan melakukan perbaikan fasilitas kampus yang menurut pendapatnya masih acak adul. Syukurlah, janji bukan sekedar janji, kurang dari 3 bulan, janji2 Beliau telah direalisasi. Kampus menjadi lebih adem dan <span style="font-style:italic;">idhum</span>. Semoga setelah bagian <span style="font-style:italic;">outdoor</span>, fasilitas gedung juga segera diperbaiki, Beliau juga menjanjikan hal ini : tidak akan ada lagi toilet bau dengan pintu yang rusak, tidak akan ada lagi jendela yang lepas dari engsel dan tanpa kaca, tidak akan ada lagi meja kursi yang kakinya hanya 3 dan lain sebagainya. Dan selain memang merupakan realisasi janji Pak Erata, berdandannya kampus juga dalam rangka rencana kunjungan Ibu Menteri pekan depan. Entah, dalam rangka Hari Keuangan juga ngga ya ?? Pada kunjungan sebelumnya, Ibu Menteri memang harus disambut oleh kambing2 yang merumput dengan tenangnya di halaman kampus. Hehe .. Ilfil juga kali ya, Beliau,  masa jauh2 dari Lapangan Banteng ketemunya kambing. Dijamin yang sekarang ngga ketemu kambing lagi, Bu, percaya deh.</p>
<p>Ok, kehebohan di kampus masih akan berlanjut sepertinya, belum semua pekerjaan perbenahan selesai, rumput2nya juga belum tumbuh tuh, masih kelihatan banget, barusan ditanam : gundul, ada, gundul, ada .. Gitu. Mudah2an keindahan dan kerapian ini ngga hanya ada ketika menyambut momen, menyambut Ibu Menteri atau menyambut saya kuliah saja (hmm, memangnya siapa saya, kok disambut segala ?!). Mudah2an semuanya bertahan indah, bertahan rapi sampai kapanpun, karena kebutuhan akan fasilitas kampus yang nyaman bukan hanya ketika Hari Keuangan ataupun Ibu Menteri datang. Kami, para penuntut ilmu ini membutuhkannya, kapan saja, setiap saat, tidak peduli Hari Keuangan, tidak peduli Hari Pendidikan.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-weight:bold;">Selamat Hari Keuangan ke-62.</span><br /><span style="font-weight:bold;">Semoga di hari ini, seluruh Rakyat Indonesia telah memegang uang.</span><br /><span style="font-weight:bold;">Amin.</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-weight:bold;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:center;">( repost dari : <a href="http://theonenoerazhka.multiply.com" target="_blank">http://theonenoerazhka.multiply.com</a> )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=36&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/10/30/hari-keuangan-kampus-heboh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>All About Me ..</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/10/27/all-about-me/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/10/27/all-about-me/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 07:59:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Me &#38; My Lil Bro (1989) All about me ?? Yup. Curriculum vitae non formal lah ceritanya. Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah SIM -gaul banget kan tugas mata kuliah saya, ngeblog gitu lho-. Jadi, semua yang ada di postingan ini adalah cerita panjang yang akan diusahakan tidak terlalu panjang, tentang saya, sejak lahir hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=25&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<dl class="wp-caption alignnone">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://noerazhka.files.wordpress.com/2008/10/noa_040807026.jpg"><img class="size-medium wp-image-26" title="Me &amp; My Lil Bro (1989)" src="http://noerazhka.files.wordpress.com/2008/10/noa_040807026.jpg?w=169&#038;h=225" alt="Me &amp; My Lil Bro (1989)" width="169" height="225" /></a></dt>
</dl>
<dl class="wp-caption alignnone">
<dt class="wp-caption-dt">Me &amp; My Lil Bro (1989)</dt>
</dl>
<p>All about me ??</p>
<p>Yup. <em>Curriculum vitae</em> non formal lah ceritanya. Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah SIM -gaul banget kan tugas mata kuliah saya, ngeblog gitu lho-. Jadi, semua yang ada di postingan ini adalah cerita panjang yang akan diusahakan tidak terlalu panjang, tentang saya, sejak lahir hingga sekarang.</p>
<p>Begini ceritanya &#8230;</p>
<p><strong>1984</strong> : Saya dilahirkan pada penghujung September di tahun ini, disebuah kota kecil tengah Jawa, Magelang. Saya adalah anak pertama dari Bapak saya, Wimono Surosewoko dan Ibu saya, Sri Supadminah dan diberi nama &#8220;Nur Azizah Eka Wardhani&#8221; yang artinya &#8220;Cahaya kekuatan pertama -sementara Wardhani diambil dari nama almarhum Oom yang disayang banget sama Bapak-&#8221;. Sejak lahir, saya terbiasa lebih sering tumbuh tanpa Bapak disisi saya, berhubung Beliau adalah seorang pelaut yang hobi sekali mengarungi samudra ( halah .. ), jadilah kepulangannya hanya tiap 3 bulan sekali. Selain itu, waktu kecil saya juga tidak kaget ketika harus terbangun tanpa ada Ibu disamping saya, karena Beliau adalah seorang Bidan di sebuah Rumah Sakit di Magelang, yang secara berkala tiap minggu kebagian tugas jaga malam.</p>
<p><strong>1987</strong> : Selama hampir 3 tahun, status saya adalah anak tunggal bagi kedua orang tua saya, sebelum akhirnya pada tengah tahun 1987, adik laki2 saya lahir. Bagaimana kesan pertama punya adik ? Awalnya menyebalkan, bahkan karena dibakar cemburu ( bahasanya berlebihan amat .. ) perhatian orang tua harus dibagi dua, saya sampai sakit. Tapi semakin kesini, saya semakin paham, saudara yang kita punya adalah &#8216;aset&#8217; berharga, yang membuat kita tidak akan kesepian dan merasa sendirian di dunia. Hmm, <em>i love my bro</em> .. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>1988</strong> : Sudah cukup saya bersekolah hanya di rumah. Saatnya memulai memahami dunia luar yang liar ( lagi2 bahasanya aneh bener ). Pada tahun 1988, saya disekolahkan di TK Pertiwi Kodya Magelang. Cukup aneh bagi anak2 lain di lingkungan sekitar, kenapa harus sekolah jauh2, kenapa ngga disekitar rumah saja ? Tapi biarlah, saya memang aneh dan orang tua saya tidak sanggup menahan keanehan saya itu : keinginan untuk sekolah di TK yang berjarak lebih dari 5 km dari rumah.</p>
<p><strong>1990</strong> : Keanehan yang berhubungan dengan akademis masih berlanjut pada hidup saya. Lulus dari TK, proses masuk SD, sayapun mengungkapkan keinginan untuk sekolah di SD Negeri Magelang 6, salah satu SD favorit di kota saya yang juga ngga kalah jauh dari rumah. Keinginan itu sempat terhambat, mengingat usia saya saat itu belum genap 6 tahun. Akhirnya saya diuji kelayakan, apakah pantas masuk ke SD unggulan itu, jadilah, ketika semua teman2 sudah <em>enjoy</em> menghapal pancasila dan berteriak2 &#8220;A, B, C ..&#8221;, saya harus menjalani berbagai tes masuk -macam anak SD jaman sekarang saja-. Alhamdulillah, saya dinyatakan berhak bergabung di SD idaman itu. Selama 6 tahun berseragam putih merah, mengenyam berbagai pengetahuan dasar, menjalin banyak persahabatan dan berprestasi di segala bidang ( bohong, prestasi dapat rangking 3 mah orang lain juga banyak yang bisa ).</p>
<p><strong>1996</strong> : Alhamdulillah, lulus SD dengan nilai asal lulus <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Yang penting bisa jadi modal untuk masuk SMP negeri lah. Hehe .. Saya lanjut ke SLTP Negeri 1 Magelang, disinilah saya belajar banyak hal, hal2 yang lebih ruwet dan rumit. Teman2 juga lebih banyak dan beragam, organisasi juga mulai mendukung keeksisan saya. Di SLTP ini, saya aktif di organisasi Pramuka Gudep 02.23 &#8211; 02.24 sebagai Regu Inti, bahkan hingga sekarang masih tergabung juga dalam ikatan alumninya : IKARI RANCA. Kisah cinta pertama juga mewarnai hidup saya di tingkat sekolah menengah pertama ini. Hwekekeke .. ( sudah cukup, ngga usah dibahas ).</p>
<p><strong>1999</strong> : Ngga terasa, sudah saatnya masuk SMU. Ada sebuah cerita dramatis pada fase kelulusan saya dari SMP menuju ke SMU ini. Waktu itu, hampir saja ( amat sangat nyaris ) saya bisa memenuhi satu lagi mimpi untuk bersekolah di sebuah <em>dormitory school</em>, yang saat itu sedang naik daun, SMU Taruna Nusantara. Namun ternyata jalan saya memang bukan disitu, saya harus jatuh sakit dan gagal pada tes terakhir. Kecewa ?? Tentu. Bukan hanya saya, orang tua juga. Namun ada pelipur yang segera saya dapatkan, saya diterima di SMU Negeri 1 Magelang, salah satu sekolah yang tidak kalah peringkat akademis dibanding SMU TN, hanya saja tidak berasrama. Kemudian, kehidupan saya di SMU tidak serapih ketika di SMP, tidak ada guratan prestasi akademis di rapor, tidak ada keeksisan loyal di suatu organisasi, bahkan membolos pelajaran saya jalani dengan ringan, semua saya jalani separuh2. Akhirnya penyesalan di akhir yang saya dapatkan, untung belum terlambat, saat2 terakhir menjelang EBTANAS saya berhasil menggenjot semangat dan optimisme yang sejak lama tidak saya punya. Alhamdulillah, hasil akhir tidak terlalu buruk, meskipun juga tidak sangat baik. Itulah pelajaran berharga, barangsiapa tidak menggunakan waktunya dengan baik, yang ada hanya penyesalan dan dialah yang merugi.</p>
<p><strong>2002</strong> : Tahun 2002 adalah gerbang baru untuk saya. Saya harus kuliah dan itu artinya harus mulai jauh dari orang tua, dari rumah. Saya memilih untuk ikut SPMB dan USM STAN, entah bagaimana caranya keduanya tembus. Pilihan2 harus mulai dipilih : Teknologi Industri Pertanian UGM atau Penilai/PBB STAN ?! Pilihan yang sulit, namun dengan berbagai pertimbangan saya memilih STAN, Jakarta -yang begitu jauh dari rumah dan orang tua-. Bismillah, semoga inilah jalan yang terbaik dan menjadi awal perjuangan yang barokah. So, jadilah selama 3 tahun saya pulang pergi Jakarta-Magelang, untuk menuntut ilmu dan kemudian melepas rindu pada orang tua, begitu terus. Disini, saya ditempa menjadi calon pegawai negeri -sekaligus menjadi <em>risk saver</em>-, berbagai pelajaran -tidak sekedar akademis, tapi juga hidup- saya dapatkan juga disini hingga akhirnya diwisuda pada 2005. Saat itu, betapa senangnya melihat kedua orang tua berbinar bahagia melihat saya bertoga : satu hal yang menurut saya sederhana, tapi ternyata begitu berharga bagi mereka.</p>
<p><strong>2006</strong> : Tengah tahun 2006, setelah hampir 1 tahun saya magang di Magelang, penempatan kerja keluar juga : KPPBB Jakarta Barat Dua, itulah tempat saya menuntut ilmu selanjutnya, sekaligus bekerja. Yah, jauh lagi deh dari rumah, apalagi waktu itu Bapak sedang terbaring sakit karena kecelakaan yang menimpanya pada Maret 2006. Namun sekali lagi, show must go on, tidak ada kata maklum untuk sebuah perjalanan hidup, semua harus terus berjalan. Wow, di kantor baru ini saya mendapatkan banyak hal baru juga, teman, atasan, masalah pekerjaan, WP yang rese dan sebagaianya. Pelajaran lagi, memang proses pembelajaran tidak pernah berhenti ..</p>
<p><strong>2007</strong> : Salah satu tahun tersulit dalam hidup saya, Ibu tercinta meninggalkan kami untuk selama-lamanya, dengan sakit yang tidak lama dan tidak menyiksa. Semua begitu tiba2, Bapak, saya dan adik terguncang. Namun masa berkabung tidak boleh diwarnai dengan air mata terlalu lama kan ? Ibu juga pasti tidak menginginkan itu. Kami bisa survive, ditengah cobaan yang begitu berat itu. Bagaimanapun, saya merindukan dia, Ibu .. Selain musibah wafatnya Ibu, saya juga mengalami mutasi kerja, dari KPPBB Jakarta Barat Dua ke KPP Pratama Jakarta Kembangan. Alhamdulillah, tidak terlalu jauh dari tempat kos saya dan suasana kerja yang ada juga cukup menyenangkan -meskipun tidak semenyenangkan kantor lama-. Tidak lama saya merasakan modernisasi di lingkungan kerja, karena akhir tahun 2007 saya bergabung kembali ke Jurangmangu, program D4 sudah menanti. Belajar lagi ..</p>
<p><strong>2008</strong> : Musibah kembali datang, April 2008 atau hanya bertaut 9 bulan dari wafatnya Ibu, Bapak menyusul. Bapak meninggal dengan sebuah penyakit bernama PiNET ( apa itu PiNET ? Silahkan baca <a title="PiNET" href="http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/21/primitive-neuroectudermal-tumor/" target="_blank">disini</a> ) yang tidak saya duga2 sebelumnya. Berat, namun semua sudah menjadi suratan, saya dan adik harus kembali bertahan dengan status baru : yatim piatu. Perjuangan ini harus berlanjut, hidup saya dan adik belum selesai, apalagi adik yang kuliahnya sedang berproses menuju lulus. Ya, perjuangan ini harus berlanjut .. Di tahun ini, saya juga mulai total menuntut ilmu di D4 saya, salah satunya ya ketemu Pak Cahyo sebagai dosen SIM ini. Hehehe .. Selebihnya, suasana belajar D4 memang berat, namun menyenangkan juga. Masa2 susah tidur dibawah jam 12 malam karena mengerjakan tugas, persiapan presentasi yang gedandapan dan lain2, tidak akan terlupakan.</p>
<p><strong>2009</strong> : ( ups, belum ya ?! hehe .. saya sih berharap pada tahun 2009 ada peristiwa yang mengubah hidup dan status saya secara signifikan -you know what, dont you ?- )</p>
<p>Wow, panjang bener ?! Maaf, terlalu asik nulis nih .. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Menulis memang hobi abadi saya. Hehe .. So, kunjungilah blog saya yang lain : <a title=")" href="http://theonenoerazhka.multiply.com" target="_blank">http://theonenoerazhka.multiply.com</a> ( blog ini lebih sering saya update ).</p>
<p><em>Then</em>, keep blogwalking disini ..</p>
<p><strong>Spesial untuk Pak Cahyo Winarto</strong>, monggo dipun kedhapi blog saya, semoga berkenan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Terima kasih telah memberi kesempatan bagi kami untuk menulis &amp; ngeblog, ini benar2 menyenangkan bagi saya ..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=25&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/10/27/all-about-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerazhka.files.wordpress.com/2008/10/noa_040807026.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Me &#38; My Lil Bro (1989)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ngidam Tahu Sumedang</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/09/02/ngidam-tahu-sumedang/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/09/02/ngidam-tahu-sumedang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 13:59:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[buka puasa]]></category>
		<category><![CDATA[tahu sumedang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[2 September 2008 ( 2 Ramadhan 1429 H ) Ketika adzan Maghrib masih kurang 40-an menit .. Tiba-tiba saya teringat akan sebuah camilan yang lama ngga saya beli, tahu sumedang, yang dijual di warung dekat gerbang PJMI. Wah, sepertinya enak sekali buka hari ini dengan segelas teh manis panas dan tahu yang memang terkenal uenakkk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=20&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>2 September 2008 ( 2 Ramadhan 1429 H )</p>
<p>Ketika adzan Maghrib masih kurang 40-an menit ..</p>
<p>Tiba-tiba saya teringat akan sebuah camilan yang lama ngga saya beli, tahu sumedang, yang dijual di warung dekat gerbang PJMI. Wah, sepertinya enak sekali buka hari ini dengan segelas teh manis panas dan tahu yang memang terkenal uenakkk itu. Hmm .. harap diketahui, tahu sumedang PJMI itu memang tiada tanding deh. Walaupun harga terpaut 100 Rupiah dengan tempat lain, tapi ngga papa lah, karena kita akan mendapat tahu yang benar-benar tahu plus isi sayuran yang &#8216;manusiawi&#8217;. Ngga seperti tempat jualan gorengan yang lain, udah tahunya segede upil, ngasih isinya ngga tau niat ngga tau ngga, eh harganya 500 Rupiah. Pokoknya, tahu sumedang gerbang PJMI ini emang enak lah, must try item !!</p>
<p>Nah, meluncurlah saya ke warung mungil yang selalu ramai dikunjungi orang itu. Ngga jauh dari kos saya, cuma 4 atau 5 blok saja jaraknya. Terbayang betapa enaknya menu buka saya hari ini. Tahu sumedang sudah berputar-putar di kepala saya. Yummy ..</p>
<p>Sesampainya disana, saya mulai khawatir, kok di rak jualannya hanya tinggal remukan ? Tapi saya mencoba berprasangka baik, si Ibu memang begitu, paling-paling dia belum menaikkan tahu yang baru saja matang dari penggorengan ke rak jualan. Jadi masih banyak lah pastinya, setengah enam sore juga belum ada, masa habis ?! Saya parkir motor dan si Ibu menyapa duluan,</p>
<p>&#8221; Wah lama ngga keliatan, Mbak ? &#8220;</p>
<p>&#8221; Iya, Bu .. &#8220;, balas saya, karena ngga sabar saya langsung menyambung lagi,</p>
<p>&#8221; Tahunya 5, Bu, buat buka nih .. &#8220;.</p>
<p>Si Ibu langsung nyengir,</p>
<p>&#8221; Yahhh, habis tuh, Mbak. Tinggal remukan, mau ?? &#8220;.</p>
<p>Hwaaa ?? Habis ?? Yaelah .. Masa iya buka pakai remukan tahu ?? Tahunya sih yummy, tapi kalau hanya remukannya ya sorry. Huhuhu .. Tampang saya langsung terlihat memelas. Hilanglah harapan saya untuk menyantap tahu sumedang nikmat itu. Kecewa. Ternyata orang-orang juga menjadikannya favorit menu berbuka puasa, ngga hanya saya. Ya sudahlah, saya pamitan dan berbalik pulang. Sungguh, saya masih kecewa, tahu-tahu itu masih berkeliaran saja di kepala.</p>
<p>Besok masih mau mengulangi, dengan catatan datang agak awal saja, jam 5 mungkin, biar kebagian.</p>
<p>Oh tahu sumedang .. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerazhka.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerazhka.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=20&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/09/02/ngidam-tahu-sumedang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kupat Tahu &#8220;Pak Pangat&#8221;</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/26/kupat-tahu-pak-pangat/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/26/kupat-tahu-pak-pangat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 12:59:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Kupat Tahu "Pak Pangat"]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Huhuhuhu .. Ada-ada saja nih, masa masih di tanah orang malah kepengin makan macem-macem. Saya pengin makan kupat tahu, mana ada disini ? Eh ada sih, tapi rasanya ngga seenak dan sekhas yang ada di Magelang By the way, kupat tahu itu apa sih ? Hehe .. Kupat tahu itu makanan khas Magelang ( eh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=16&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_17" class="wp-caption alignnone" style="width: 138px"><img class="size-thumbnail wp-image-17" src="http://noerazhka.files.wordpress.com/2008/08/dsc00196.jpg?w=128&#038;h=96" alt="Kupat Tahu &quot;Pak Pangat&quot;" width="128" height="96" /><p class="wp-caption-text">kupat tahu enakkk</p></div>
<p>Huhuhuhu ..</p>
<p>Ada-ada saja nih, masa masih di tanah orang malah kepengin makan macem-macem. Saya pengin makan kupat tahu, mana ada disini ? Eh ada sih, tapi rasanya ngga seenak dan sekhas yang ada di Magelang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>By the way, kupat tahu itu apa sih ?</p>
<p>Hehe .. Kupat tahu itu makanan khas Magelang ( eh sok ngaku-ngaku, bener ngga sih ?! ), ya paling ngga, kupat tahu adalah makanan yang paling banyak dicari oleh orang yang berkunjung ke ibukota eks Karisidenan Kedu ini. Seperti namanya, kupat tahu ya terdiri dari kupat ( ketupat ) dan tahu, kalau di Jakarta ya semacam Ketoprak lah, dengan bumbu kacang yang lebih kental dan cenderung lebih manis.</p>
<p>Ada satu warung kupat tahu yang legendaris banget, yaitu Tahu Pojok, yang lokasinya ngga jauh dari Aloon Aloon Kota Magelang. Bahkan Bapak SBY hobinya bernostalgia ke warung sederhana itu setiap kali berkunjung ke Magelang. Tapi entah ya, bagi saya pribadi, rasa kupat tahu kepunyaan &#8220;Tahu Pojok&#8221; ngga begitu nyanthel di lidah, terlalu manis, jadi saya jarang sekali njajan di &#8220;Tahu Pojok&#8221;. Pilihan saya ketika pengin kupat tahu ya di &#8220;Pak Pangat&#8221;, menurut saya, inilah kupat tahu yang paling yummy <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kenapa diberi nama kupat tahu &#8220;Pak Pangat&#8221; ?</p>
<p>Ya jelas, karena yang punya bernama Bapak Supangat <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Letaknya mudah dicari juga, ngga jauh dari pusat kota, tepatnya di Jalan P. Diponegoro. Cukup strategis, karena lokasi ini ngga jauh dari pintu masuk tempat wisata Taman Kyai Langgeng. Anda bawa kendaraan pribadi ? Uhm, dari pusat kota Magelang, lurus saja, ikuti Pecinan sampai Akademi Militer, perhatikan kanan jalan, pertigaan pertama berbeloklah sampai ketemu perempatan. Nah, warung kupat tahu idola saya itu ada di dekat perempatan itu. Sementara dengan kendaraan umum juga ngga susah, karena warung milik Bapak yang berusia 48 tahun ini dilewati angkutan jalur 1, 5 dan angkutan pedesaan jurusan Magelang-Kalinegoro. Gampang kan ?! Jika Anda mau berkunjung kesana, saran saya jangan terlalu siang, karena bakal ramai sekali, dipenuhi orang-orang yang hendak makan siang. Apalagi tempat yang tersedia hanyalah warung semipermanen yang tidak terlalu luas, jadi selain berkeringat karena cabe di kupat tahu pesanan Anda terlalu banyak, Anda juga akan berkeringat karena kepanasan.</p>
<p>Yuk, berlanjut ke kupat tahu eksotis itu ( haduh, istilah saya berlebihan ngga ya ? ) ..</p>
<p>Kupat tahu &#8220;Pak Pangat&#8221; istimewa karena racikannya yang istimewa. Istimewanya dimana ? Kacang yang digunakan di setiap porsi hampir 3 kali lipat di tempat-tempat lain, buanyakkk !! Yang khas lagi, Pak Pangat mempunyai jurus ulek-bumbu-langsung-di-piring. Kata Beliau, dengan cara seperti ini, semua bumbu menempel di piring, tanpa ada yang tertinggal di cobek, jadi aroma dan rasa tiap bumbu ngga berkurang. Hal-hal yang unik lagi :</p>
<p>1. Kecap yang dipakai adalah racikan sendiri, bukan kecap merek B***o atau A*C. Jadi bener-bener menciptakan rasa khas Pak Pangat banget lah.</p>
<p>2. Dalam racikannya ada kubis alias kol, dimana sayuran berwarna putih semi hijau itu dicelup di minyak panas sebelum dicampur dengan kupat, tahu dan kawan-kawannya itu, tapi cuma sebentar, ngga ada satu menit. Hasilnya, aromanya kok jadi beda ya ? Entah rahasia apa yang diselipkan Pak Pangat di minyak panas itu. Hehe ..</p>
<p>3. Yang paling beda dari kupat tahu lainnya, kupat tahu &#8220;Pak Pangat&#8221; ini ada bakwan-kering-renyah-dan-enak yang dicampurkan bersama kupat, tahu dan teman-temannya itu.</p>
<p>Hasilnya ??</p>
<p>Inilah kupat tahu paling enak yang pernah saya rasakan. Setiap kali pulang kampung, saya selalu menyempatkan untuk mengunjunginya. Rasanya yang legit namun tidak terlalu manis itulah yang menjadikan kupat tahu ini nagih. Jadi datanglah ke kupat tahu &#8220;Pak Pangat&#8221;, rasakan betapa enak racikan keluarga Pak Pangat itu hanya dengan Rp. 5.000 per porsinya ( udah naik belum ya ?? ) Dan saya jamin Anda pasti ingin kembali lagi karena ketagihan. Hehe ..</p>
<p>Magelang, never ending walking-walking and eating-eating. Hayah ..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerazhka.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerazhka.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=16&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/26/kupat-tahu-pak-pangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerazhka.files.wordpress.com/2008/08/dsc00196.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">Kupat Tahu &#34;Pak Pangat&#34;</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketep Pass</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/23/ketep-pass/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/23/ketep-pass/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 18:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ketep Pass]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Tiba-tiba saya teringat Ketep .. Dan saya tidak ingin menyia-nyiakan &#8220;ketiba-tibaan&#8221; yang datang itu. Saya harus menulisnya, saya tidak akan membiarkannya berlalu begitu saja, hanya sebatas ada di angan saya saja. Maka inilah Ketep Pass dari sudut pandang saya. Ketep Pass, entah sudah berapa kali saya mendatanginya, saya lupa, tapi saya tidak pernah bosan. Karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=8&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiba-tiba saya teringat Ketep ..</p>
<p>Dan saya tidak ingin menyia-nyiakan &#8220;ketiba-tibaan&#8221; yang datang itu. Saya harus menulisnya, saya tidak akan membiarkannya berlalu begitu saja, hanya sebatas ada di angan saya saja. Maka inilah Ketep Pass dari sudut pandang saya.</p>
<p>Ketep Pass, entah sudah berapa kali saya mendatanginya, saya lupa, tapi saya tidak pernah bosan. Karena tempat ini selalu menawarkan sensasi berbeda di setiap kunjungan saya.</p>
<p>Sebenarnya apa sih Ketep Pass ?</p>
<p>Adalah sebuah bukit setinggi 1200 mdpl yang masuk wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, yang disulap menjadi panggung pertunjukan megah dan agungnya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan jajaran pegunungan Menoreh, yang setia memagari Kota dan Kabupaten Magelang.</p>
<p>Letak Ketep Pass tidak jauh dari pusat kota Magelang, hanya berkisar 25 km saja. Kalau bergerak dari Kota Magelang, sekitar 10 km arah Selatan di kiri jalan, Anda akan menemui perempatan besar bernama Blabak, berbeloklah ke kiri dan ikutilah jalan raya itu, sampai kurang lebih sejauh 16 km dengan track yang semakin lama semakin menyempit, berliku dan menanjak. Namun jangan khawatir, kondisi jalan sudah sangat baik hingga aman untuk dilalui oleh kendaraan jenis apapun. Anda juga tidak perlu khawatir tersesat, petunjuk ke arah objek Ketep Pass telah dipasang besar-besar oleh Pemkab Magelang.</p>
<p>Ketep Pass diresmikan pada tanggal 17 Oktober 2002 oleh Presiden Megawati sebagai salah satu pendukung jalur wisata SOSEBO atau Solo Selo Borobudur. Fungsi awal Ketep Pass adalah gardu pandang, mengingat letaknya yang sangat pas untuk memandang jajaran gunung-gunung yang menjadi &#8220;mahagelang&#8221; bagi Magelang. Dari tempat ini, Merapi terlihat begitu dekat dari jangkauan tangan, bersanding dengan Merbabu. Keduanya serasa saling melengkapi dan menggambarkan adanya keseimbangan, dimana Merapi selalu meletup-letup dengan keaktifannya, sementara Merbabu tenang dan damai dengan rimbun hutannya. Selain itu, Sumbing, Sindoro dan Menoreh juga terlihat anggun dari bukit Ketep ini, sementara di tengahnya terhampar lembah Magelang yang hijau dan ditandai dengan sebuah bukit kecil bernama Tidar.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, Ketep Pass terus berbenah, tidak hanya gardu pandang saja yang diandalkan disini. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun sebuah fasilitas yang diberi nama Volcano Theatre, yaitu sebuah teater pemutaran film tentang sejarah dan perjalanan keaktifan Gunung Merapi yang merupakan salah satu gunung api paling aktif di dunia itu. Kemudian, terdapat juga fasilitas alat teropong yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk mengamati puncak Merapi, memang tidak gratis, namun biaya sewanya pun tidak terlalu mahal.</p>
<p>Sebuah Museum contoh batuan dan foto-foto Merapi pun terdapat di dalam areal Ketep Pass ini. Di dalamnya, pengunjung dapat mendapatkan informasi menarik mengenai kegunungapian. Yang menarik, di bagian atas objek wisata ini, terdapat sebuah ruang terbuka yang disebut dengan Pelataran Panca Arga. Di pelataran ini, Anda dapat mengarahkan diri pada 5 puncak gunung ( Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro dan Slamet ) dan mengetahui dengan pasti berapa ketinggiannya. Bahkan jika cuaca mendukung, Anda dapat mengamati sendiri kelima gunung tersebut, termasuk Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah, yang letaknya begitu jauh dari Kabupaten Magelang.</p>
<p>Lelah berkeliling ? Silahkan menikmati jagung bakar yang disediakan banyak pedagang di sekitaran objek gardu pandang ini. Jangan khawatir ketika Anda membutuhkan kamar kecil atau mushola, semua tersedia dan layak untuk digunakan. Dua hal yang perlu saya sarankan, pertama, berkunjunglah ke Ketep Pass pada pagi hari, karena itulah saat yang paling baik untuk memandang keangkuhan dan keanggunan Merapi. Pagi hari, belum banyak kabut dan awan yang menutupi pandangan Anda menikmati &#8220;bleger&#8221; Merapi. Kedua, jika Anda bukan orang yang terbiasa dengan hawa dingin, bawalah jaket untuk menghangatkan tubuh, karena suhu di Ketep Pass cukup menyengat kulit dengan dinginnya.</p>
<p>Oh ya, jika masih ada waktu berlebih, lanjutkan perjalanan menuju air terjun Kedung Kayang dan Gardu Pandang Selo yang terletak tidak jauh dari Ketep Pass. Tidak kalah indah. Hanya saja, Anda harus berkuat-kuat diri berjalan kaki, karena lokasi air terjun Kedung Kayang tidak bisa ditempuh dengan kendaraan, sekalipun motor.</p>
<p>Itu saja. Sekali berkunjung, saya yakin Anda pasti ingin datang kembali. Aura Merapi akan memaksa Anda untuk merasa rindu memandanginya lagi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerazhka.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerazhka.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=8&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/23/ketep-pass/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Primitive Neuroectudermal Tumor</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/21/primitive-neuroectudermal-tumor/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/21/primitive-neuroectudermal-tumor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 15:49:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Primitive Neuroectodermal Tumor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Primitive Neuroectudermal Tumor atau disebut juga PNET .. Butuh banyak kekuatan untuk menuliskan semua ini, karena keganasan penyakit inilah yang merenggut Bapakku tercinta dari sisi kami, hanya dalam waktu kurang dari satu bulan. Tapi saya pikir, orang perlu tau tentang PNET, sangat sedikit website berbahasa Indonesia yang memiliki informasi tentangnya. Bismillah, semoga berguna .. Primitive [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=5&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Primitive Neuroectudermal Tumor atau disebut juga PNET ..</p>
<p>Butuh banyak kekuatan untuk menuliskan semua ini, karena keganasan penyakit inilah yang merenggut Bapakku tercinta dari sisi kami, hanya dalam waktu kurang dari satu bulan. Tapi saya pikir, orang perlu tau tentang PNET, sangat sedikit website berbahasa Indonesia yang memiliki informasi tentangnya.</p>
<p>Bismillah, semoga berguna ..</p>
<p>Primitive Neuroectodermal Tumor adalah jenis tumor langka yang bermula di dalam sel dari primitive neural crest, terjadinya translokasi resiprokal ( keadaan saling menghilangkan ) antara kromosom 11 dan 22 dan efek dari biokimia &amp; oncogene ( protein yang mengandung gen, dimana gen tersebut diindikasikan memiliki partisipasi dalam pembentukan dan memperkuat serangan kanker ).</p>
<p>Beberapa jenis PNET terjadi di otak, sementara jenis yang lain terjadi di bagian luar otak, misalnya extremities, pelvis dan chest wall. Bila PNET terjadi di otak, dia akan tumbuh di otak kecil ( cerebral cortex ) dan di pineal gland atau pineoblastoma, yaitu kelenjar endokrin kecil yang berada di otak belakang. Sementara, jika terjadi di luar otak ( peripheral ), PNET merupakan Ewing Family, yang meliputi tumor tulang dan extraosseus Ewing tumor ( tumor yang tumbuh di luar tulang ).</p>
<p>Gejala PNET biasanya kurang dapat dicermati oleh masyarakat awam. Gejala yang muncul tergantung dari ukuran dan letak tumbuhnya tumor. PNET mengakibatkan tekanan yang berlebihan di dalam kepala, efek awalnya penderita akan mengalami sakit kepala, mual dan muntah. Pada tingkat berikutnya, gejala yang muncul adalah tubuh melemah, gangguan ingatan, gangguan penglihatan dan kehilangan keseimbangan.</p>
<p>PNET dapat didiagnonis melalui 2 tahapan, yang pertama dengan melakukan pemeriksaan kebiasaan penderita yang memungkinkan menjadi pemicu tumbuhnya tumor dan pemeriksaan fisik penderita. Kemudian, langkah kedua adalah dengan melakukan CT Scan atau MRT Scan.</p>
<p>Kemudian, operasi atau pembedahan merupakan jalan pertama yang ditempuh untuk melakukan perawatan pada penderita PNET. Perawatan selanjutnya adalah dengan melakukan terapi radiasi atau penyinaran.</p>
<p>PNET dalam sudut pandang saya memang merupakan penyakit yang kejam, penyakit yang tidak memberikan kesempatan bagi penderitanya untuk melawan. Waktu itu, pada otak Bapak saya terdapat 3 buah tumor, dimana yang paling besar berada di sekitar otak belakang, yang terus menekan batang otak. Awalnya Bapak hanya kehilangan ingatan parsial, kemudian badan melemah, keseimbanganpun menurun drastis. Dan dalam waktu tidak sampai satu bulan, PNET merenggut kesadaran Bapak. Tumor itu begitu cepat tumbuh, sampai usaha operasi juga dilakukan, tapi ternyata tidak mengurangi keganasannya. Yang ada kesadaran Bapak semakin menurun, selama kurang lebih 5 hari di ICCU, hidup Bapak tergantung sepenuhnya pada alat bantu kedokteran, bahkan untuk bernafaspun harus disokong ventilator. Batang otaknya mati ditekan penyakit bernama Primitive Neuroectodermal Tumor. Hingga akhirnya perjuangan Bapak harus berhenti di hari ke 6 di ICCU, Beliau meninggal dengan tenang di Hari Kamis, 24 April 2008, pukul 14.45 di ICCU RS Bethesda Yogyakarta.</p>
<p>Perjuangan Bapak dan perjuangan kami sekeluarga melawan PNET memang harus terhenti saat itu. Tapi tidak untuk orang lain. Orang lain harus tahu tentang penyakit langka ini, jadi ketika ada gejala yang serupa bisa segera ditangani dan bisa meminimalisasi resiko di belakangnya. Untuk itulah saya menuliskan semua ini. Maaf jika ada kekurangan dan kesalahan, mohon dibenarkan, maklum saya bukan orang kedokteran. Saya hanya ingin berbagi, memudahkan pencarian informasi.</p>
<p>Semoga berguna.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerazhka.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerazhka.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=5&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/21/primitive-neuroectudermal-tumor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkah Pertama</title>
		<link>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/20/langkah-pertama/</link>
		<comments>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/20/langkah-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 14:41:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerazhka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerazhka.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Wah, akhirnya saya terprovokasi juga untuk menjejakkan kaki di ranah WordPress ini. Bukannya dunia Multiply mulai membosankan, saya hanya ingin membiarkan jari-jari saya menari lagi di atas keyboard dan kemudian hasilnya bisa dibaca banyak orang. Ngga tau, saya bener-bener cinta nulis sekarang. Apa saja, sebisa mungkin pasti akan saya abadikan ke dalam tulisan. Tapi bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=3&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, akhirnya saya terprovokasi juga untuk menjejakkan kaki di ranah WordPress ini. Bukannya dunia <a href="http://theonenoerazhka.multiply.com" target="_blank">Multiply</a> mulai membosankan, saya hanya ingin membiarkan jari-jari saya menari lagi di atas keyboard dan kemudian hasilnya bisa dibaca banyak orang. Ngga tau, saya bener-bener cinta nulis sekarang. Apa saja, sebisa mungkin pasti akan saya abadikan ke dalam tulisan. Tapi bukan tulisan kaya dulu yang lebih ke fiksi, sekarang saya cenderung suka yang real-real saja lah .. Hehe ..</p>
<p>Uhm .. Cukuplah langkah pertama ini.</p>
<p>Nanti-nanti, saya akan lebih sering menata rumah saya ini, dengan catatan-catatan kecil tentang segala sesuatu yang saya jumpai di dunia nyata.</p>
<p>Semoga, saya dan kalian semua nyaman di rumah baru ini.</p>
<p>Memang, untuk mencapai puncak dibutuhkan beratus-ratus langkah, tapi yang menjadi penting adalah bagaimana kita membuat langkah pertama. Ya ?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/noerazhka.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/noerazhka.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerazhka.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerazhka.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerazhka.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerazhka.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerazhka.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerazhka.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerazhka.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerazhka.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerazhka.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerazhka.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerazhka.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerazhka.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerazhka.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerazhka.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerazhka.wordpress.com&amp;blog=4563294&amp;post=3&amp;subd=noerazhka&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerazhka.wordpress.com/2008/08/20/langkah-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">noerazhka</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
